cara penulisan daftar pustaka dalam kurikulum 2013

Kurikulum 2013 Ramah untuk Jenjang Pendidikan Dasar – Hal yang mendasari cara penulisan daftar pustaka adalah kurikulum merupakan salah satu alat yang dapat digunakan sebagai pengontrol keseragaman kualitas pendididkan di seluruh negeri. Bagaimana tidak dengan adanya kurikulum maka aka nada rambu-rambu pencapaian yang harus di penuhi oleh setiap satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan. Kurikulum ini dapt dijadikan sebagai patokan baku yang harus di ikuti oleh seluruh satuan pendidikan baik di tingkat sekolah dasar maupun di tingkat menengah.

Cara Penulisan daftar Pustaka yang Benar

cara penulisan daftar pustaka yang benar dalam Kurikulum terbaru yang saat ini tengah digulirkan oleh pemerintah adalah kurikulum 2013. Kurikulum yang satu ini sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya yaitu kurikulum KTSP. Salah satu perbedaan yang sangat kentara adalah pada senjang pendidikan dasar. Dimana pada pembelajaran di tingkat pendidikan dasar di Kurikulum 2013, materi disajikan dengan menggunakan pendekatan tematik-integratif.

Pendekatan ini sangat berbeda dengan yang biasa dilakukan pada kurikulum sebelumnya, dimana pembelajaran ini digabung untuk seluruh mata pelajaran. Mapel bahasa Indonesia, matematika dan beberapa mata pelajaran lainnya dijadikan dalam satu buah tema yang kemudian disebut muatan pelajaran.

cara penulisan daftar pustaka pada Pendekatan Kurikulum 2013 untuk Pendidikan Dasar

Muatan pelajaran ini mengandung berbagai mata pelajaran yang pada kurikulum sebelumnya di pelajari secara terpisah. Dalam satu muataun pelajaran dapat mengandung dua atau lebih mapel yang hendak disampaikan pada siswa. Berikut ini beberapa mapel yang ada pada muataun pembelajaran kurikulum 2013 :

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Seni Budaya dan Prakarya
  • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
  • cara penulisan daftar pustaka
  • Bahasa Daerah

Jika Anda lihat sekilas penyajian tematik-integratif yang ada di level pendidikan dasar seperti mapel bahasa Indonesia, karena didominasi oleh ragkaian narasi yang harus dibaca dengan seksama. Namun sebenarnya dalam narasi atau cerita tersebut terdapat muatan mapel lainnya seperti mapel matematika atau budi pekerti yang hendak di sampaikan melalui cerita tersebut. cara penulisan daftar pustaka Dengan metoda tematik-intergrasi ini diharapkan siswa tingkat dasar yang memang berusia masih muda tidak terbebani dengan beberapa mapel yang harus di pelajari, sehingga pembelajaran dapat lebih mengena, tersa dan menyenangkan dan pada akhirnya meningkatkan minat belajar siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *